Sunday, July 12, 2015

Masjid-Masjid Yang Indah Di Dunia

Terkadang kita tak mengetahui tentang masjid-masjid yang ada di dunia yang indah dan memiliki karakter yang sangat menakjubkan bahkan masid-masjid ini dapat mengalahkan kehebatan-kehebatan arsitektur-arsitektur bangunan yang lain yang ada di dunia ini, dan ini dia beberapa masjid yang saya ambil gambarnya dari gambar yang ada di google :

 

Masjid Sheikh Zayed Bin Sultan Al Nahyan, Abu Dhabi


 Masjid An-Nur, Riau 




Masjid Alnour Sharjah, Uni Emirat Arab


 Masjid Crystal,Malaysia


Gambar Masjid Crystal -Malaysia 
 

Masjid Faisal, Pakistan

http://c1038.r38.cf3.rackcdn.com/group1/building464/media/media_23509.jpg 

Masjid HOLY GOLDEN, Singapore 

http://www.dzineblog360.com/wp-content/uploads/2011/02/HOLY-GOLDEN-MOSQUE-%E2%80%93-Singapore.jpg

 Masjid Kudus, Indonesia

 

 

 

 

 

 

 

 

Fakta Islam Di Korea



Agama yang di ridhoi Allah SWT adalah Islam, jadi wajar kalau perkembangan islam sangat pesat di Dunia, menurut hasil survei Lembaga dari Amerika Serikat Pew Research dua tahun lalu memprediksi, dalam 20 tahun ke depan, pemeluk Islam akan meningkat dari 1,6 miliar di tahun 2010 menjadi 2,2 miliar pada 2030.

Penyebaran Islam di seluruh dunia ini tidak terlepas dari peran para pendatang dari negara-negara Muslim. Salah satunya adalah Korea Selatan di Asia yang mengalami peningkatan jumlah pemeluk agama Islam.

Regional Interfaith Network, sebuah lembaga kerukunan umat beragama yang digagas Indonesia dan Australia, pada situsnya bulan lalu menuliskan, saat ini ada puluhan ribu warga Korea yang memeluk Islam. Sebagian mereka mengaku mengenal Islam dari para pekerja asing.

Salah satunya adalah Umar Jung, 47, yang pindah ke agama Islam lima tahun lalu karena terinspirasi oleh "ketulusan beragama" Muslim Pakistan yang bekerja di negaranya. Saat itu dia bekerja sebagai penjual makanan, tahun 2002 saat nama Islam menggema akibat serangan teroris di New York, Amerika Serikat.

"Saya kira setiap Muslim itu teroris karena pemberitaan media yang bias terhadap Islam. Tapi orang-orang Muslim yang saya temui berbeda sekali dengan apa yang diberitakan," kata pria Muslim satu-satunya di kota Jeoungup yang berpenduduk 130.000 orang ini.

Jung akhirnya pilih memeluk agama Islam pada tahun 2008. "Muslim adalah orang-orang yang mempraktikkan titah Tuhan dalam kesehariannya," kata dia.

Menurut Jewel Rana, pengurus mesjid Anyang di Seoul, saat ini ada sekitar 130.000-140.000 Muslim di Korea Selatan. Sebanyak 35.000 di antaranya adalah warga Korea yang memeluk Islam pada pertengahan abad ke-20.

"Tidak mudah bagi Muslim shalat lima kali sehari di Korea. Kebanyakan pekerja pabrik harus bekerja terus menerus selama 12 jam. Padahal, Islam punya waktu yang ketat soal shalat," kata Rana.

Selain itu, Muslim di Korsel merasa kesulitan menemukan hidangan tanpa alkohol, daging babi ataupun daging yang tidak disembelih secara syar'i. Jung contohnya, dia pilih membawa makanan sendiri ketimbang memakan makanan haram.

Jung mengaku sulit beribadah. Dia kerap meninggalkan dua waktu shalat di tempat kerja lantaran takut diejek teman-temannya. Banyak yang tidak tahu dia sudah memeluk Islam. Pada keluarganya dia juga tidak menceritakannya, khawatir dituduh macam-macam.

Kendati demikian, Jung rela menempuh perjalanan 250 kilometer setiap Sabtu untuk shalat berjamaah di Mesjid Sentral di Seoul. "Saya menemukan kebahagiaan jika bertemu sesama Muslim dan shalat bersama mereka," kata dia.

Choi Young-kil, profesor studi Arab di Universitas Myongji, Seoul, mengatakan bahwa tuduhan pada Islam hanya karena mereka belum mempelajarinya dengan benar.

Kaligrafi Merah Putih Terbesar di Indonesia Dibentang di Ubaya

suarasurabaya.net| Lukisan kaligrafi Merah Putih terbesar di Indonesia yang secara resmi diakui MURI (Museum Rekor Indonesia) dibentangkan di Kampus Ubaya, Rabu (24/8/2011) pukul 11.00WIB.

Kaligrafi ini dibentangkan para aktivis UKM Mapaus (Unit Kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Surabaya) dari lantai 5 gedung Perpustakaan. Kaligrafi ini dibuat di atas kain vinil berukuran 16x6 meter bertulis “Bismillahirrahmanirrahim” yang dilukis dengan cat hitam.

Latar belakangnya warna merah dan putih, juga dilukis dengan cat. Pelukis kaligrafi ini adalah para mahasiswa dari Unit Kegiatan Kerohanian Islam (UKKI) Ubaya. Pembuatannya sekaligus pengajuan ke MURI untuk mendapatkan pengesahan sebagai kaligrafi bertuliskan “Bismillahirrahmanirrahim” terbesar memang dilakukan dua bulan lalu.

Namun surat pengesahan dari MURI dalam bentuk piagam yang ditandatangani Jaya Suprana baru turun bulan Agustus 2011 beberapa hari yang lalu. Piagam pengakuan itu bernomor 5049/R.MURI/VIII/2011 dengan kategori rekor Pembuatan Kaligrafi Arab Terbesar.

“Begitu pengakuan resmi dari MURI turun, kami langsung mengabarkannya kepada masyarakat melalui acara pembentangan ini. Sekaligus untuk memperingati HUT RI yang jatuh bersamaan dengan bulan Ramadhan,”kata Dika Bakti Prasetya Ketua UKKI Ubaya.


Kaligrafi Merah Putih ini dibentangkan ke dinding Gedung Perpustakaan dengan cara mengereknya dari halaman ke lantai 5. Sekitar 20 mahasiswa dikerahkan untuk menarik kaligrafi yang bobotnya puluhan kilogram itu sampai ke lantai 5, kemudian mengikatnya ke ujung gedung dengan tali, dan membeberkannya sehingga menutupi sekitar 3 lantai dari dinding gedung.

Seluruh prosesi ini memakan waktu sekitar 45 menit. Wibowo Mappatunru Ketua Mapaus mengatakan tidak ada kendala berarti dalam penggelaran tulisan Bismillahirrahmanirrahim ini.

Dika Bakti Prasetya menambahkan kaligrafi Merah Putih ini dibentangkan sebagai bentuk perayaan HUT RI ke-66 dan bulan suci Ramadhan. Kalimat “Bismillahirrahmanirrahim” yang dilukis di atas latar belakang warna merah-putih, menurut dia, merupakan simbol rasa syukur terhadap kemerdekaan yang tahun ini perayaannya bersamaan dengan umat muslim menjalankan ibadah puasa.

Mahasiswa Fakultas Farmasi ini berharap ucapan Bismillahirrahim ini memberi semangat baru untuk menjalani pribadi lebih baik pasca bulan suci Ramadhan.

“Pembentangan kaligrafi merah-putih ini juga merupakan pernyataan sikap kami terhadap kondisi bangsa yang terlihat carut marut. Kami mengajak semua komponen bangsa mengucap Bismillahirrahmanirrahim,lalu bekerja keras dan jujur untuk membenahi kondisi bangsa,”ujar Dika. (pri/tin)

sumber: http://www.suarasurabaya.net
foto dok. http://www.suarasurabaya.net